Tentang Kami
Perkumpulan yang Lahir dari Kepedulian yang Tak Ingin Berhenti.
Sayap Dewantara Indonesia (Sadewa) adalah komunitas berbadan hukum Perkumpulan, diinisiasi oleh alumni Gerakan UI Mengajar (GUIM), didirikan untuk mewadahi alumni GUIM dan berbagai pihak dalam memberikan manfaat berkelanjutan bagi pendidikan dasar di daerah pelosok Indonesia.
Kenapa Kami Ada
Program pengajaran kampus punya batas waktu, tapi kebutuhan anak-anak di daerah pelosok tidak berhenti begitu penugasan selesai. Dari kegelisahan itu, alumni GUIM memilih untuk tidak sekadar kembali ke rutinitas masing-masing — mereka membangun Sadewa sebagai rumah bersama untuk melanjutkan kontribusi secara terstruktur dan bertanggung jawab secara hukum.
Status Badan Hukum & Relasi dengan GUIM
Sadewa berdiri sebagai Perkumpulan yang sah secara hukum, terpisah secara struktur namun tetap terhubung erat secara garis keturunan dengan Gerakan UI Mengajar. Alumni GUIM secara alami menjadi anggota Sadewa, menjadikan komunitas ini kelanjutan formal dari semangat yang tumbuh di GUIM — bukan organisasi baru yang lahir tanpa akar.
Wajah di Balik Sadewa
Dijalankan oleh Alumni, untuk Keberlanjutan
Di balik setiap angkatan GUIM dan program Sadewa, ada pengurus yang meluangkan waktu di luar pekerjaan utama mereka — rapat rutin, evaluasi program, hingga urusan administrasi badan hukum — semata agar dedikasi ini tidak berhenti di satu angkatan saja.


Perjalanan Kami
Dari GUIM ke Sadewa
Titik awal — 2011
GUIM 1 berangkat ke Garut
Gerakan UI Mengajar (GUIM) memulai jejak intervensi pendidikan dasar di Kabupaten Garut, Jawa Barat — cikal bakal garis keturunan langsung Sadewa hari ini.
Kelahiran Sadewa
Alumni GUIM mendirikan Perkumpulan
Agar kepedulian tidak berhenti saat masa penugasan kampus usai, sekelompok alumni GUIM mendirikan Sayap Dewantara Indonesia sebagai badan hukum Perkumpulan — wadah resmi untuk mewujudkan manfaat pendidikan yang berkelanjutan.
Perluasan program
Jelajah Dewantara dimulai
Delapan tahun lalu, Sadewa memperluas jangkauan lewat Jelajah Dewantara — program intervensi lintas daerah yang menjadi katalisator jejaring dan kemandirian pendidikan di wilayah sasaran GUIM.
10 Angkatan Pertama — Terdokumentasi
6.065+ siswa & 318+ guru terdampak
Sepuluh angkatan pertama GUIM telah menjangkau 52 SD di 45 desa, 31 kecamatan, 9 kabupaten, dan 4 provinsi — rekam jejak yang kini bisa dibaca lengkap per angkatan di GUIM Story.
Berlanjut
GUIM Melangkah ke Angkatan 16
Estafet regenerasi pengajar terus berjalan jauh melampaui 10 angkatan pertama — GUIM 15 baru saja rampung dan GUIM 16 sedang berjalan. GUIM Story akan terus diperbarui seiring dokumentasi tiap angkatan baru selesai disusun.

Salah satu logo resmi angkatan pasca-GUIM Story: GUIM 11

Gerakan UI Mengajar adalah mitra dan akar sejarah Sadewa — ditampilkan di sini sebagai bentuk kredit kolaborasi, dengan identitas visualnya sendiri yang dipertahankan apa adanya.
Kolaborasi
Ingin Berkolaborasi dengan Kami?
Tinggalkan kontakmu — kami hubungi jika ada peluang kolaborasi yang sesuai.


